Headlines
Published On:Tuesday, May 31, 2011
Posted by naffan

SENAPAN ANGIN dan PERAWATANNYA

Fenomena yang berkembang saat ini ternyata senapan angin jenis pompa maupun per semakin banyak digemari baik untuk keperluan olah raga ataupun sebagai alat untuk keperluan berburu untuk itu sengaja mempersempit para penghobi menembak dan berburu dengan memakai senapan angin jenis POMPA dan PER karena kedua jenis senapan angin ini sangat familiar dimasyarakat serta relatif mudah dalam perawatan.


SENAPAN JENIS POMPA

Benjamin Franklin, senapan angin jenis gerendel buatan Amerika yang pertama kali dikenal oleh masyarakat di Indonesia khususnya Bandung dan sekitarnya, yang kemudian di ikuti dengan banyaknya senapan-senapan pompa gerendel produk lokal (bandung-cipacing)
yang mirip dengan Benjamin Franklin, yang kemudian lebih di kreatifkan kembali olah para pengrajin Cipacing dengan membuat senapan pompa jenis pelatuk/hammer, yang pada sat itu terkenal dengan merk Benjamin cap Kuda.

Cara pemakaiannya mudah, tarik kokang (bolt), pompa sebanyak 3-4 kali, masukan pellet ukuran 4,5 mm, tutup kokang, bidik, dan tembak.....akurasi yang cukup untuk jarak 10-15 mtr dan pompa dapat ditambah sesuai keinginan untuk jarak yang lebih jauh, tentu saja dengan bantuan telescope.

Sharp Inova, Canon737, senapan angin generasi berikutnya dengan sistim tanpa bolt kokang, cara pemakaiannya sama dengan type gerendel, tidak perlu dikokang (tarik bolt), tinggal pompa sebanyak kebutuhan dan jarak, masukan pellet ukuran 4,5mm, bidik dan tembak, bentuk lebih modern serta lebih ringan, Sharp Inova aslinya diproduk oleh Jepang dan Canon737 diproduk oleh Indonesia.


SENAPAN JENIS PER

BSA buatan Inggeris dan DIANA buatan Jerman senapan jenis per yang pertama terkenal di Bandung dan sekitarnya,
yang kemudian di ikuti dengan banyaknya senapan-senapan jenis PER produk lokal (bandung-cipacing) yang mirip dengan BSA dan DIANA, dengan sistem kokang patah laras (Breakbarrel) atau tarik tuas dibawah laras (Underlever).

Untuk jenis ini cara pemakaiannya sangat mudah, tinggal patahkan laras atau tarik tuas , masukan pellet ukuran 4,5mm , bidik dan tembak...namun untuk jenis ini tenaga tembakan tidak dapat diatur seperti jenis pompa, sekali kokang terbatas utk jarak tertentu, maximal 10-15 mtr, lebih dari jarak tersebut pellet masih mampu namun tdk menjamin ka-akuratan-nya.

Berikut sebagian senapan-senapan angin yang dipergunakan oleh canga'an hunter

BENJAMIN FRANKLIN Type 347 (Pompa-Gerendel)

BENJAMIN SHERIDAN Type 397 PA (Pompa-Gerendel)

DIANA Type24 (PER-Breakbarrel)


CANON737 (Pompa)



BENJAMIN LOKAL (Pompa-Gerendel)



DIANA Model 50 (PER-Underlever)



SHARP INOVA (Pompa)



BRAMASTA (Pompa-Gerendel)



TIPS PERAWATAN SENAPAN ANGIN
Jenis Pompa
  1. Pastikan selalu terisi angin (pompa minimal 1x) pada saat senapan sedang tidak dipergunakan (disimpan) , agar seal / klep tetap meregang.
  2. Untuk senapan pompa jenis gerendel, pastikan tidak terkokang lama bila belum siap tembak atau batal nembak, agar per bolt / per kokang tidak cepat lemah.
  3. Bersihkan permukaan senapan (dari laras sampai ke popor) setiap sesudah pemakaian, boleh menggunakan kain/lap yang diberi sedikit pelumas gunanya untuk mencegah karat terutama dari bahan besi.
  4. Jangan memberi pelumas yang berlebihan pada klep pompa ataupun tabung pompa, karena akan terbawa masuk ke tabung angin yang akan mempercepat keausan seal.
  5. Bersihkan alur laras secara periodik untuk memperlancar keakuratan laras.

Jenis Per
  1. Pada saat senapan hendak disimpan, pastikan tidak sedang dalam keadaan terkokang karena dapat membuat daya regang per cepat kendur
  2. Bersihkan permukaan senapan (dari laras sampai ke popor) setiap sesudah pemakaian, boleh menggunakan kain / lap yang diberi sedikit pelumas gunanya untuk mencegah karat terutama dari bahan besi.
  3. Bagian-bagian yang bergerak sebaiknya dilumasi.
  4. Jangan menembak kosong / tanpa peluru karena bisa menyebabkan kerusakan parah pada klep piston.
  5. Bersihkan alur laras secara periodik untuk memperlancar keakuratan laras.

Tambahan
  • Binocullar, riflescope, telescope, kamera saku, kamera digital sebaiknya simpan dalam satu tempat khusus, diberi penghangat (bisa dari lampu 5 watt) dan dibantu dengan bubuk silica gel untuk mencegah timbulnya jamur lensa.



About the Author

Posted by naffan on 1:08 AM. Filed under . You can follow any responses to this entry through the RSS 2.0. Feel free to leave a response

By naffan on 1:08 AM. Filed under . Follow any responses to the RSS 2.0. Leave a response

2 comments for "SENAPAN ANGIN dan PERAWATANNYA"

  1. semuanya bisa dilihat di
    http://www.larc2005.blogspot.com/2009/09/senapan-angin-dan-perawatannya.html

Leave a reply